logo
-We care your needs every detail-
in association with FRIDA E.A. as design principal
RUKAN PARIS BLOK B10-11
GOLF LAKE RESIDENCE PIK
JAKARTA 11730
+6281807577299
customer.service@inchesdesign.com

Blog

Inches Design / Design Study  / Industrial Style in Indonesia

Industrial Style in Indonesia

INDUSTRIAL STYLE


1

(sumber : Pinterest)

 

Gaya desain interior industri (bahasa Inggris: Industrial design) adalah seni terapan di mana estetika dan usability (kemudahan dalam menggunakan suatu barang) suatu barang disempurnakan. Desain interior industri menghasilkan kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungannya, yang berbentuk 3 atau 2 dimensi, yang memberi kesan estetis, dapat dipakai untuk menghasilkan produk, barang, komoditas industri atau kerajinan tangan. Gaya industrial biasanya menggunakan warna-warna monokromatik dan terkesan maskulin. Material yang digunakan biasa juga memakai bahan-bahan yang didaur ulang atau bahan-bahan industri seperti kaca, besi dan alumunium yang diolah sedemikian rupa sehingga bisa dijadikan elemen interior yang menarik. Â

Latar belakang kata Industrial sendiri mengacu kepada zaman industrial abad ke 19, di mana interior dan furniture industry tempat para pekerja pabrik/ buruh bekerja menjadi sumber inspirasi bagi gaya design indutial sekarang. Industrial style sendiri menjadi sumber inspirasi untuk trend masa kini kemungkinan karena didorong oleh isu global warming yang meluas. Isu global warming mengkampanyekan tiga hal yang mempengaruhi interior design, yaitu reduce, reuse dan recycle. Selain isu global warming yang meluas, keinginan untuk memiliki interior yang baik namun murah juga sangat mendorong meluasnya industrial style ini. Menggabungkan tiga kata kunci tersebut dengan keinginan untuk memiliki interior baik dengan budget terbatas dan industrial style lahirlah gaya design seperti bata yang di ekspose/ semen/ plafon yang diekspose (reduce, murah karena mengurangi bahan), furniture dari barang bekas seperti drum, mesin jahit, dll (reuse and recycle). Walaupun pada prakteknya dalam bidang interior banyak terjadi penyimpangan dari konsep awal tersebut.

Gaya industrial juga mempengaruhi bidang lain seperti fashion, graphic, etc. Namun yang kami akan bahas di sini adalah interior saja.

Gaya desain interior industrial memang memiliki penggemarnya sendiri. Bagi para penggemar yang ingin suasana huniannya tampil kasar dan maskulin, pilihan gaya desain ini sangat mewakili pribadi Anda! Desain interiornya berkutat pada pemilihan material yang tampak apa adanya seperti dinding batu bata ekspos, lantai beton, material yang ada difinishing dengan menonjolkan bentuk dan tekstur alaminya. Tampilan akhirnya adalah suasana yang misterius dan sedikit keras tapi tetap nyaman.

Desain interior berkonsep industrial ini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu beberapa material yang cenderung kasar seperti logam dan baja balok lantai sengaja diekspos untuk menunjukkan karakternya dan lebih menampilkan nuansa yang berkaitan dengan dunia industri. Gaya ini biasanya didesain fungsional dengan latar belakang teknik yang kuat dan desain interior gaya industrial ini juga berkutat pada pemilihan material yang tampak apa adanya seperti dinding batu bata ekspos, lantai beton, material yang ada difinishing dengan menonjolkan bentuk dan tekstur alaminya.

Banyak cafe di Jakarta menggunakan gaya industrial untuk interiornya seperti filosofi cafe yang berada di melawai Jakarta selatan. Gaya industrial sangat cocok bagi kalangan muda untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama rekan atau sahabatnya. Gaya yang memiliki kesan maskulin ini dikenal juga sebagai gaya yang jujur, karena mengekspos semuanya, tanpa ada yang ditutupi. Di tambah dengan budaya media social yang membuat banyak orang lebih senang datang ke tempat yang memiliki interior menarik maka sangat disarankan untuk menggunakan gaya industrial sebagai interior cafe yang memiliki unsur seni tersendiri. Selain itu gaya industrial bisa banyak diminati oleh si pemilik bisnis karena terjangkau, kembali ke dasar, bermain dengan bentuk asli dan fungsi (contoh tangga jadi tempat buku, memperlihatkan kualitas pekerja dan penggunaan material yang mudah di olah).

Berikut adalah beberapa karakteristik atau ciri khas dari gaya desain industrial yang bisa di terapkan di dalam sebuah cafe :

  • Kabel dan Pipa yang Diekspos

2

(sumber : Pinterest)

Salah satu ciri yang sering digunakan pada gaya ini ialah ekspos terhadap benda atau bagian-bagian dalam ruang yang biasanya ditutup, seperti kabel, pipa-pipa atau saluran, dan balok-balok. Kehadiran berbagai unsur tersebut dapat menciptakan kesan raw dan unfinished yang memang diusung oleh gaya industrial. Selain itu, kehadiran pipa, kabel, atau balok tersebut dapat menjadi aksen tersendiri dan menghadirkan kontras pada keseluruhan warna dalam ruang.

 

  • Dinding dan Lantai

3

(sumber : Pinterest)

Dinding ruang pada gaya industrial umumnya hadir dalam bentuk bata ekspos atau beton, sementara lantai dapat berupa lantai semen atau kayu. Tampilan dinding dan lantai tersebut jelas dapat menjadi focal point atau daya tarik utama dalam ruang.

  • Metal dan Kayu

4

(sumber : Pinterest)

Metal dan kayu merupakan material yang umum digunakan pada gaya ini. Misalnya, meja kayu dengan kaki metal, rangka-rangka metal yang diekspos pada jendela, plafon, atau tangga. Sementara unsur kayu dapat hadir melalui furniture, plafon, atau lantai.

  • Warna

5

(sumber : Pinterest)

Gaya industrial umumnya menggunakan warna-warna hangat dan netral. Warna-warna ini sendiri dapat hadir melalui pilihan material dan furniture yang digunakan. Karena material yang biasa digunakan dalam gaya ini ialah metal dan kayu, tak heran warna yang mendominasi ialah, cokelat, abu-abu, putih, atau gradasi dari warna-warna tersebut.

  • Furnitur dan Aksesori Bernuansa Vintage

67

(sumber : Pinterest)

Melengkapi gaya ini ialah furnitur yang bernuansa vintage. Furnitur-furnitur tua dan “berumur” ini dapat melengkapi kesan industrial yang cenderung raw, rustic, dan unfinished.

Ditulis oleh:

Yuliyanti, S.Ds.

Jessica Caroline, S.Ds.

Disunting oleh:

Frida E.A., S.Ds.

Sumber:

http://catatanmahasiswainterior.blogspot.co.id/2016/04/halo-teman-desainer-kali-ini-kami-akan.html

http://majalahasri.com/5-ciri-utama-gaya-industrial/

https://1219251044dewamadeteguhsuradipa.wordpress.com/2015/03/16/konsep-eksplorasi-design-interior/

 

 

 

 

inchesdesign

No Comments

Post a Comment

400-201   , JN0-360   , CAS-002   , JN0-102   , 200-310   , 070-466   , 350-050   , 000-104   , 070-410   , ADM-201   , 070-331   , 642-996   , 117-202   , 210-260   , 700-505   , 642-999   , 70-680   , 70-178   , 350-018   , JN0-633   , 642-732   , AND-401   , MB5-705   , ICGB   , 1Z0-808   , 70-411   , API-580   , 70-534   , 9A0-385   , 599-01   , 2V0-620   , 600-199   , AX0-100   , 700-260   , 70-534   , 642-996   , 300-101   , 1Z0-067   , PMI-100   , HP0-S41   , 400-351   , 70-178   , 70-346   , 1Z0-051   , 400-201   , M2090-732   , JK0-022   , 640-875   , NS0-157   , 200-310   , 70-413   , PMI-RMP   , 300-101   , 700-260   , 599-01   , MB6-703   , 300-208   , 70-413   , 070-466   , ICGB   , 1Z0-062   , 70-487   , 70-411   , 220-802   , 2V0-621   , 300-208   , 1Y0-201   , 1Z0-803   , EX200   , 2V0-620   , 810-403   , 1Z0-144   , CISM   , 70-532   , 102-400   , 000-105   , 70-466   , 000-089   , 1Z0-808   , N10-006   , 810-403   , JK0-022   , C2010-595   , 9A0-385   , 400-351   , NS0-157   , 000-089   , 599-01   , OG0-093   , 300-101   , IIA-CIA-PART1   , 300-075   , PK0-003   , ICGB   , MB2-704   , 352-001   , CAS-002   , CQA   , 70-483   , 000-080   , CQA   , 200-310   , MB6-703   , 70-483   , MB6-702   , 350-001   , OG0-091   , PR000041   , 70-486   , 000-105   , 70-177   , API-571   , 70-494   , C2010-595   , 220-801   , 1Z0-051   , 400-101   , 70-483   , 220-802   , PMP   , 1V0-601   , 70-417   , JN0-102   , 1z0-434   , PK0-003   , MB5-705   , 500-260   , MB5-705   , 000-105   , IIA-CIA-PART3   , 350-080   , 642-999   , 70-346   , PK0-003   , 300-075   , VCP550   , 000-080   , c2010-652   , 642-997   , 070-462   , 70-411   , 599-01   ,